Pengurus Nasional Perkumpulan Senior GMKI (PNPS -Red) Jumat, 27 Mei 2022 bertempat di Rae Waya Resort, memulai rangkaian kegiatan PNPS yang sedianya akan berlangsung dari 27 -30 Mei 2022.
Mulai pukul 17.00 Wita rombongan PNPS dari berbagai wilayah di Indonesia, mendatangi tempat pembukaan kegiatan, dari catatan panitia, peserta yang terdaftar sekitar 223 peserta, tetapi masih banyak peserta yang kemudian mendaftar kembali.
Sekretariat Panitia agak kewalahan mengatasi semangat dan agresivitas para peserta PNPS kali ini, “Sabar ya Senior nanti kita akan cari semua,” Kata Lanny salah satu petugas di Sekretariat.
Hujan rintik rintik di sekitaran pelaksanaan acara tidak mengurangi para peserta PNPS untuk bercengkrama, kerinduan untuk bertemu setelah sekian lama terbelenggu dengan Pandemi Corona , membuat para peserta tampak begitu bergembira bertemu sahabat lama, kegiatan ini tampaknya menjadi ruang bernostalgia dari para peserta.
Pendeta Jefry Saisab yang memimpin Ibadah Pembukaan dalam khotbahnya mengatakan, menjadi Senior itu adalah anugerah terbesar, itu akan melekat seumur hidup, dan meyakini Tangan Tuhan masih memberkati kita sampai sekarang ini.
Ketua Umum Panitia Ir. Maurits Mantiri, MM dalam laporan Panitia mengatakan bahwa selaku tuan rumah, akan berupaya memberikan pelayanan yang terbaik bagi seluruh peserta PNPS, berbagai sumber daya panitia akan di kerahkan untuk kesuksesan kegiatan ini, “Jika ada yang keliru dalam berbagai proses kegiatan PNPS ini, jangan salahkan siapa siapa, salahkan saja saya,” Kata Maurits yang juga adalah Walikota Bitung ini.
Dalam sambutannya Maurits sempat menyapa Peserta tertua dan peserta yang paling jauh kabarnya seorang Pendeta, yang datang dari Amerika
“Selamat berjumpa Kak Tine,” Sapa Maurits kepada seorang Peserta yang usianya 81 Tahun.
Ketua Umum PNPS Febry Tetelepta, MH dalam sambutannya mengatakan, pengurus PNPS tidak lebih dari sekedar pelayan, semua harus melayani dengan hati, setiap senior GMKI tidak sekedar hanya membentuk cabang tapi harus bermanfaat bagi daerahnya
“Sekretariat PNPS kita akan adakan di Ibukota Negara yang baru letaknya tidak jauh dengan Istana Presiden,” Kata Febry yang disambut dengan tepuk tangan meriah seluruh peserta
Febry pun sempat memuji Panitia yang diketuai oleh Maurits Mantiri, “Bitung adalah mitra kerja yang baik,” Ujar Deputi 1 Kantor Staf Kepresidenan ini.
Steven Kandouw yang adalah Wakil Gubernur Sulawesi Utara membuka secara resmi kegiatan PNPS ini, Ketika membawakan sambutan Kandouw mengatakan semua ini karena kerja Roh Kudus, Mengutip terminologi Senior Kandow juga berpesan agar yang namanya Senior, Output dan Ourcome nya harus senior.
“PNPS tampaknya masih memerlukan Bung Febry,” Kata Steven sambil tersenyum
Wakil Gubernur ini juga mengatakan siap jika kegiatan seperti ini Kembali dilaksanakan di Sulawesi Utara, “Nanti Provinsi yang akan menjadi Panitianya,” Ujar Kandouw.
Adapun rangkaian kegiatan ini di meriahkan dengan berbagai atraksi budaya dari SMP Kristen Eklesia Makawidey yang membawakan Tarian Masamper dan SMP Kristen Bukit Kasih Giper yang membawakan Tarian Tangkap Cakalang, sementara Tarian Maengket dipentaskan oleh SMA Kristen Tumou Tou Girian
(Anto)


