Sabtu 5 Maret 2022, di Kelurahan Kumersot, Kota Bitung, rombongan staf khusus Presiden Billy Mambrasar datang untuk menjumpai Petani di wilayah Ranowulu, sekaligus akan panen Jagung.
Dialog dan Panen Jagung dilaksanakan di lokasi perkebunan yang dinamai Cowboy Home, karena ada beberapa rumah Petani yang di setting ala rumah para cowboy.
Hujan Deras menyambut kedatangan Rombongan Staf khusus Presiden tersebut, kendati hujan, Billy yang merupakan staf khusus Presiden tampak tidak terganggu, malah dengan cekatan dia turun dari mobil yang membawanya, hanya untuk menemui puluhan Petani yang sudah menunggu.
Billy langsung menyapa para Petani dan meminta jajaran Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bitung untuk langsung saja memulai Dialog tersebut.
Setelah Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bitung, Yudie Sengke, SH menjelaskan secara umum bagaimana kondisi Pertanian di kota Bitung, Staf Khusus Presiden meminta Petani untuk menyampaikan beberapa pertanyaan
Empat orang Petani, mewakili yang hadir, diberi kesempatan bertanya kepada Staf khusus Presiden ini.
Para Petani ini ternyata bukan bertanya melainkan berkeluh kesah tentang sulitnya alat Mesin Pertanian yang ada di Kota Bitung. “Bayangkan Traktor milik Dinas yang beroperasi hanya 4, untuk memenuhi kebutuhan Petani se Kota Bitung mengolah lahan pasti tidak mampu, yang terlayani pasti hanya sekitar 20 – 30 persen Petani, bagaimana mengharapkan menghasilkan produktivitas,” keluh seorang Petani yang biasa dipanggil Biye.
Para Petani lainnya mengungkapkan hal serupa, masalah yang mereka keluhkan lainnya adalah kuota Pupuk yang terlalu kecil, sehingga Pupuk kadang jadi susah didapat.
Mendengar keluhan Petani, staf Khusus Presiden tampak memberikan perhatian, setelah lebih dulu memverifikasi kepada jajaran Dinas Ketahanan Pangan tentang berbagai keluhan Petani tersebut, Billy kemudian mengatakan bahwa akan berupaya memperjuangkan keluhan Petani tersebut. “Saya akan koordinasikan ini dengan jajaran Direktorat Jendral di Kementerian Pertanian,” kata BIlly
Setelah selesai berdialog dengan Petani, Billy berkeinginan untuk melihat sekaligus panen Jagung yang kebetulan tidak jauh dari tempat tersebut, kendati sudah diingatkan bahwa cuaca agak kurang bersahabat, tapi Staf khusus Presiden ini memaksa tetap akan melihat, sekaligus Panen Jagung. Dengan didampingi oleh Kepala Dinas dan beberapa Petani, Billy kemudian melaksanakan Panen Jagung, dengan tidak mempedulikan hujan yang membasahi tubuhnya.
Salah seorang Petani Jems Suwawa menilai dialog dengan staf khusus Presiden sangat positif, “Berharap Permasalahan Pertanian di Kota Bitung seperti Alsintan, Benih dan Pupuk bisa diatasi,” harap Jems
Kadis Ketahanan Pangan Yudie Sengke yang didampingi oleh Kordinator Penyuluh George Roty, SP dan Julius Kowaas, SP, berterima kasih kepada Staf Khusus Presiden Billy Membrasar yang sudah berkenan hadir untuk berdialog dengan Petani di kota Bitung, “Kita berharap dampaknya positif bagi kita semua,” kata Sengke.
Berikut Biodata Singkat dari Staf Khusus Presiden ini, Billy adalah Putra Papua yang lahir 17 Desember 1988 di Serui, Ayahnya Guru Honorer, Ibunya Pedagang Kue di Pasar, untuk mencukupi biaya sehari hari Billy berjualan Kue di Sekolah
Mempunyai nama Lengkap Gracia Josaphat Jobel Membrasar, S.T., B.sc., M.Sc., M.B.A, beliau lulusan S1 Teknik di ITB, dan S2 Master of Business Administration di The Australian National University, Juga S3 di Universitas Harvard Amerika Serikat. (anto)


