Apel perdana Pemerintah Kota Bitung pada Kamis 4 januari 2024, yang dilaksanakan di lapangan upacara Pemkot, dihadiri oleh ribuan Aparatur Sipil Negara, Apel perdana ini dimaksudkan untuk memulai rangkaian kerja di Tahun 2024
Bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Walikota Bitung Ir. Maurits Mantiri, MM, Dalam sambutannya Mantiri mengurai keberhasilan Pemkot Bitung diantaranya sebagai terbaik ke Lima Seluruh Indonesia dalam Aliansi Pelayanan Pengawasan Publik, Belum lagi ditambah dengan berbagai penghargaan lainnya, “Semua itu bisa diraih bukan cuma kerja Walikota dan Wakil Walikota tetapi seluruh Aparatur Sipil Negara turut berkontribusi dengan capaian itu,” Kata Mantiri
Maurits juga menyampaikan bahwa semua BPJS tinggal di akses lewat KTP, “Sayangnya kewenangan kita di daerah terbatas, Padahal kita bisa menyederhanakan berbagai urusan hanya dengan KTP,” Jelas Mantiri
Walikota juga menghimbau agar para ASN punya kebanggaan sebagai seorang ASN, Jangan jadi kurang percaya diri, Karena terbukti kerja ASN mampu membuat Kota Bitung mendapat berbagai presatasi, “Jangan hiraukan para Hatters, Kerja kita bukan untuk menyakinkan mereka tetapi memberikan kenyamanan bagi seluruh warga Kota Bitung, Percayalah banyak orang baik yang menilai kerja tulus kita,”Tukas Walikota yang dikenal dekat dengan rakyat ini.
Mantiri juga menghimbau agar mesin Birokrasi di awal tahun ini mulai dipanaskan, “Saya dan Pak Hengkie tahun ini akan mengakhiri masa pemerintahan kami, Jadi Birokrat harus kerja Lincah untuk menuntaskan berbagai program pemerintahan MM – HH,” Kata Maurits dengan tegas
Mantiri sempat menganalogikan bagaimana seorang Pemimpin yang tangguh, “Seekor Singa akan lebih efektif memimpin 100 pasukan Kambingnya, Dibanding seekor Kambing yang memimpin 100 Singa, Pemimpin itu harus Agility,” Jelas Ketua PKB Sinode GMIM ini
Di sela sela sambutannya para ASN tampak memberikan applaus, seorang ASN yang bernama Jeffry mengatakan bahwa Maurits masih layak untuk memimpin Kota Bitung, “Kalo bagini nda cukup cuma satu periode,” Ujar Jeffry yang juga merupakan ASN senior
Lain halnya dengan Jeane yang menilai bahwa Maurits merupakan Pemimpin yang bijak, Jarang ada pemimpin yang minta maaf kepada para ASN dalam berbagai sambutan, Bahkan dengan bijak mengklarifikasi para ASN yang sempat ada di barisan terlambat, “Pak Wali ini memang keren,” Pungkas Jein
Maurits juga menghimbau agar tetap berkerja dengan cinta dan menjauhi kebencian, Bahkan dengan bijak ketika melihat situasi dengan jumlah orang yang banyak dan cuaca akan hujan, Maurits mengganti jabat tangan dengan Cium Jauh yang disambut oleh seluruh ASN dengan gembira
(Anto)


