Salah satu permasalahan besar dalam dunia pertanian adalah sebagian besar petani di Indonesia didominasi oleh mereka yang sudah berumur diatas 50 tahun, artinya kedepan Indonesia akan dihadapkan dengan krisis petani
IMATETANI (Ikatan mahasiswa teknik pertanian Indonesia –red) merasa terpanggil untuk ikut berkontribusi melihat permasalahan tentang krisis petani Indonesia. Bentuk kepedulian itu mereka lakukan dengan melaksanakan Webinar skala nasional yang mengusung tema peran generasi muda dalam pembangunan pertanian indonesia di masa pandemi Covid 19.
Webinar nasional dilaksanakan pada Rabu 15 September 2021 dan diikuti oleh 312 perserta yang terdiri dari perutusan mahasiswa teknik pertanian di seluruh perguruan tinggi di Indonesia, petani milienial, dan dosen
Terpilihnya Walikota Bitung Ir. Maurits Mantiri MM untuk membuaka webinar tersebut karena menurut pengurus IMATETANI, Walikota Bitung punya kepedulian yang besar terhadap dunia pertanian
“Pak Maurits punya gagasan yang luar biasa tentang pertanian apalagi bagi para milenial,” Ujar Mikhael gahung yang adalah Ketua Imatetani pusat.
Dalam sambutannya Maurits mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh IMATETANI ini.
“Lirik lagu Koesplus mengatakan bahwa tanah Indonesia ibarat tanah Surga, karena kesuburannya Indonesia menjadi ranah yang menggiurkan bagi industri pertanian, oleh karena itu perlu modernisasi semua aspek pertanian, dalam hal lahan pertanian, pelaku pertanian dan bibit,” kata Maurits
Walikota Bitung juga menekankan bahwa perlu adanya inovasi pertanian. “Cara berkebun moderen diharapkan sebagai suatu inovasi di revolusi industri 4.0, dan generasi mudalah adalah sasaran utamanya, karena generasi muda inilah yang akan menjadi penerus pertanian,” jelas Walikota yang terkenal humble ini.
Menutup sambutanya Walikota berharap bahwa generasi milenial akan menjadi agen perubahan, yang mempunyai pikiran yang segar, inovatif dan memiliki passion.
“Saya berharap Digitalisasi Pertanian akan mampu diwujudkan oleh anak anak muda ini, Michael, Paskal dan mahasiswa lainnya kiranya anda akan tercatat dalam lembaran sejarah ketika anda mampu mengeksekusi hal hal mengenai modernisasi dan digitalisasi pertanian yang sama sama kita impikan, ujar Mantiri menutup sambutannya.
Adapun pemateri di Webinar Nasional ini terdiri dari unsur Dosen, SKPD teknis, Utusan Petani Milenial dan Litbang Imatetani.
Kepada media ini Mikhael dan Paskal yang merupakan pelaksana Webinar mengatakan bahwa luar biasa kepedulian Walikota Bitung terhadap generasi muda yang mau terjun di dunia pertanian. “Sangat terharu karena ada pemimpin kota yang mau melibatkan diri bersama generasi muda di bidang pertanian,” kata Paskal Bartho yang adalah Ketua Himaju Teta Unsrat ini.
Pertanian memang harus diseriusi, karena itu adalah harkat bangsa (anto)


