Kamis 4 Agustus 2022, Suasana di Kelurahan Woloan Kecamatan Tomohon Barat Kota Tomohon, begitu sejuk, Deretan rumah panggung terpajang dengan artistik modern merupakan pemandangan yang luar biasa, dari dulu tempat ini memang terkenal dengan pembuat rumah panggung yang produksinya sudah sampai di luar negeri. Setelah melewati deretan rumah panggung kami awak media juga dikejutkan dengan pemandangan deretan tanaman hortikultura yang ditata begitu indahnya di depan rumah warga.
Saya dan Teman yang bernama Eki memang ditugaskan untuk meliput kegiatan dari Ketua Pria Kaum Bapa GMIM yakni Pnt Ir Maurits Mantiri, MM di jemaat GMIM Sion Woloan. Ketika kami memasuki lokasi terlihat para pengatur lalu lintas yang mulai mengarahkan mobil, Kami kemudian menyampaikan maksud kedatangan dan dengan begitu ramah para pengatur lalu lintas ini mengarahkan kami menuju Gedung Gereja. Ketika akan memasuki lokasi Gereja, anggota Panji Yosua tampak berjaga dengan gagahnya, Kami disambut dengan begitu ramah kemudian dimintakan untuk memarkir kendaraan sambil dikawal, “ini level pengamanan tingkat atas,” Celetuk Eki, temanku sambil memarkir Mobil.
Tidak beberapa lama kemudian rombongan Ketua PKB Sinode GMIM tiba di lokasi, seperti biasanya Pnt Maurits Mantiri yang adalah Ketua PKB sinode langsung menyapa Jemaat yang menyambutnya. “Kita kira ini sapa, Torang batamang lama deng Pendeta,” Kata Maurits sambil menyalami seorang Pendeta yang ternyata adalah sahabat lamanya.
Dari agenda kunjungan ketua PKB Sinode ini selain membuka Kegiatan Kejuaraan Bola Voli, Ada juga pelantikan Panji Yosua Jemaat Sion Woloan
Ibadah pelantikan dipimpin oleh Ketua PKB Sinode GMIM, Pnt Maurits dalam khotbahnya menekankan bahwa keadilan adalah ketika yang kuat menolong yang lemah.
Ketika akan melantik Panji Yosua jemaat Sion Woloan, Panglima tertinggi Panji Yosua ini memotivasi para Panji Yosua ketika melaksanakan tugas pelayanan jangan suka beralasan, “Kalau mau pasti banyak cara, kalau tidak mau pasti banyak alasan,” ujar Walikota Bitung ini.
Dalam pelantikan tersebut Robert Dauhan, SSTP dilantik sebagai Ketua Panji Yosua Sion Woloan, Ketua PKB Sion Woloan, Boby Rengkuan tampak membacakan Surat Keputusan tersebut. Sementara dalam proses penyerahan Pataka Panji Yosua, anggota Komisi PKB Sinode GMIM dr. Pitter Lumingkewas mewakili komisi untuk penyerahan pataka, sekaligus memimpin yel yel PKB dan Panji Yosua yang dengan lantang disuarakan oleh anggota Panji Yosua yang dilantik.
Selesai pelantikan Ketua PKB Sinode GMIM meninjau secretariat Panji Yosua Sion Woloan yang lumayan mewah dengan konsep rumah kayu yang minimalis.
Setelah selesai meninjau sekretariat Panji Yosua, Pnt Maurits diarahkan menuju lapangan Bola Voli, dilapangan tersebut telah dipenuhi oleh warga dan jemaat, menunggu kedatangan Ketua PKB Sinode GMIM yang akan membuka kegiatan tersebut.
Ketua Panitia pelaksana Kejuaraan Bola Voli Diaken Royke Pontoh dalam laporannya mengatakan terima kasih kepada Pnt Maurits Mantiri yang telah bersedia membuka kejuaraan Bola Voli ini. Pembukaan Kejuaraan Bola Voli ini ditandai dengan Servis oleh Ketua PKB Sinode GMIM. Dalam sambutannya Pnt Maurits mengapresiasi Jemaat GMIM Sion Woloan yang menyiapkan kegiatan ini, “Luar biasa jemaat ini mampu menyediakan fasilitas olahraga yang bisa dipakai jemaat untuk menyalurkan Hobby,” Kata Maurits
Setelah kegiatan pembukaan selesai, dilanjutkan dengan pertandingan eksebisi dari PKB Rayon Tomohon berhadapan dengan PKB Rayon Bitung, dalam pertandingan tersebut PKB Rayon Tomohon masih terlalu kuat bagi PKB Rayon Bitung, Manajer Rayon Bitung Pnt Jhonli Tamaka ketika dimintai keterangan mengatakan bahwa ada beberapa pemain Rayon Bitung yang cukup diandalkan tetapi berhalangan hadir.
Ketika malam semakin larut, Jemaat GMIM Sion Woloan menjamu para tamu di Aula Jemaat yang sudah siap dengan sajian makanan yang lezat, para tamu undangan tampak menikmati hidangan tersebut. Awak media ini sempat bertanya kepada seorang pelayan khusus tentang Aula yang cukup megah tersebut, “Aula ini milik Jemaat Sion Woloan, selain dipakai untuk kegiatan kegiatan seperti ini, juga sering dipakai oleh jemaat disaat ada pesta pernikahan ataupun hari ulang tahun,” jelas seorang Ibu yang ternyata adalah Bendahara Jemaat.
Para tamu yang hadir tampak begitu terkagum kagum dengan keberadaan Jemaat GMIM Sion Woloan, selain penyambutan yang begitu ramah, Juga perkembangan jemaat yang begitu luar biasa.
“Dorang disini pasti baku baku bae, so itu Tuhan kase banyak berkat,” Ujar Pnt Steven Prok sambil mengagumi keberadaan Jemaat GMIM Sion Woloan.
Bahkan ketika akan pulang awak media ini yang kebetulan mobilnya diparkir agak jauh dari lokasi, Ditutun oleh seorang Penatua untuk menunjukkan jalan pulang.


