Pulau Padar adalah salah satu destinasi wisata yang ada di Labuan Bajo, Provinsi NTT, “Anda tidak lengkap datang di Labuan Bajo jika tidak mengunjungi pulau Padar,” Jelas Markus seorang Tour Guide.
Jika menggunakan kapal 6 Silinder untuk sampai ke pulau Padar dari Dermaga pantai Pede Labuan Bajo bisa memakan waktu satu jam lebih.
Pulau Padar sendiri merupakan pulau ketiga terbesar di kawasan Taman Nasional Komodo, setelah pulau Komodo dan pulau Rinca
Gugusan bukit yang menjulang dengan pemandangan pantai yang berwarna warni membuat pulau ini mempunyai pesona yang luar biasa
Tapi tidak gampang untuk melihat pesona pulau Padar, Para wisatawan harus terlebih dahulu mendaki anak tangga yang berjumlah 818, Oleh karena itu para tour guide selalu mengingatkan bagi para wisatawan yang punya masalah dengan kesehatan baiknya untuk tidak mendaki sampai puncak.
Untuk mencapai puncak pulau Padar dibutuhkan 30 – 45 Menit berjalan, Tergantung kesiapan dan daya tahan dari masing masing
Rombongan wisatawan lokal dari kota Bitung Sulawesi Utara menceritakan pengalaman mereka saat ada di pulau Padar pada Hari Rabu 1 Februari 2023
“Luar biasa indahnya bila sampai di puncak, Gugusan pulau yang diapit oleh pantai yang warna warni sangat mempesona,” Ujar Wilson Wonte yang mampu sampai di puncak tertinggi
Menurut Wilson ada spot spot tertentu yang sudah diberikan tanda berbahaya, karena selain curam tentunya bisa mengakibatkan kecelakaan
“Saya karena tidak tahu harus dijemput oleh petugas, karena sudah melewati jalur jalur yang berbahaya,” cerita Wonte yang merupakan Wartawan senior.
Berbeda dengan Naomi Mundung ketika bercerita tentang kisahnya di pulau Padar, “Saya begitu semangat ketika melihat keindahan Pulau itu, saking semangatnya, Saya bahkan berlari menaiki puncak, Tapi begitulah ternyata jangan gegabah, Saya berpikir bahwa saya seorang Tagana (Taruna Siaga Bencana -red) akan mampu menaklukkan puncak pulau padar, Tapi ternyata saya Collapse,” terang Naomi yang harus ditandu karena pusing kekurangan oksigen.
“Mendaki puncak pulau Padar harus mempersiapkan fisik yang baik, Istirahat Malam yang cukup, Konsumsi Vitamin, Saya menyesal tidak sempat menggabil gambar di puncak,” Kata Naomi yang memang dikenal sebagai seorang Tagana yang tangguh.

Oldi Rembet yang juga salah satu rombongan dari Kota Bitung mengatakan bahwa penting kita mengetahui kondisi fisik kita saat ingin mendaki puncak pulau Padar, “Kebetulan saya punya alat deteksi Nadi di Jam Tangan saya, yang bisa menunjukkan salah satu indikator kesiapan kita mengadakan perjalanan yang membutuhkan fisik yang kuat,” Jelas Oldi yang merupakan pejabat di salah satu Rumah Sakit daerah di Provinsi Sulut.
Awak media ini sempat mendapatkan informasi dari para petugas yang ada di pulau Padar yang mengatakan bahwa memang ada beberapa kejadian tragis yang merenggut nyawa para wisatawan, Itu disebabkan karena ada penyakit bawaan dan kurang mempersiapkan diri. “Minggu baru lewat ada yang tidak tertolong setelah pingsan dari mendaki,” Kata Fransisco yang adalah petugas di pulau Padar
Dari amatan awak media ini, Pendakian di puncak pulau Padar baiknya di pagi hari jam 05.00 selain menghindari panas terik juga berkesempatan melihat Sunrise
Selain pesona tiada tara, Kebersihan yang terjaga ditambah dengan kesigapan dan keramahan para petugas menjadikan destinasi pulau Padar ini sangat menarik para wisatawan Lokal maupun Mancanegara, pantaslah kalau rata rata kunjungan wisatawan perhari di pulau ini mencapai 300 orang, Anda akan lengkap sebagai seorang travelling jika sudah punya pose di pulau Padar.
(anto)


