Pensiun dari Aparatur Sipil Negara dalam keadaan sehat adalah sesuatu yang dirindukan oleh setiap ASN, Tak terkecuali bagi seorang Penyuluh Pertanian yang bernama Marthin Bawataa.
Dalam Ibadah syukur Paripurna sebagai ASN, Selasa 12 Juli 2022 di Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bitung (DKPP-red) Marthin Bawataa dalam kesaksiannya menyatakan syukur kepada Tuhan atas perlindungan selama mengabdi.
Pria yang berkarir sebagai Penyuluh Pertanian selama 38 Tahun 11 Bulan ini menceritakan banyak suka duka selama menjadi Penyuluh Pertanian
“18 Tahun saya bertugas di Pulau Lembe, fasilitas minim, akses jalan belum terbuka seperti sekarang ini,” Kenang pria asal Talaud ini.
Penyuluh Pertanian senior ini dikenal oleh teman temannya sebagai seorang sosok yang pekerja keras, “Marthin adalah seorang yang ceplas ceplos, tegas dan sangat tangguh memperjuangkan hidupnya dan keluarga,” Ujar Julius Kowaas, SP yang adalah teman Penyuluh.
Ketika ditanya tentang kiatnya dalam bekerja, Marthin mengatakan bahwa bekerja harus dengan sukacita.
Bahkan ketika akan menjalani masa Pensiun, Marthin Bawataa akan menjadi Petani “Kecintaan saya terhadap dunia pertanian begitu tinggi, saya sementara menyemai tanaman untuk ditanam,” Ujarnya sambil tersenyum
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Steven Prok, SH dalam sambutannya mengatakan Mengatasnamakan Pemerintah Kota Bitung berterima kasih sebesar sebesarnya kepada bapak Marthin Bawataa yang telah melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai sebagai seorang Abdi Negara.
Steven Prok juga memberikan Piagam Penghargaan, serta Cenderamata berupa Cincin Emas yang diupayakan secara patungan oleh seluruh pegawai DKPP kepada Marthin Bawataa.
(anto)


